KONAS PROMKES & BAYANG BAYANG EKLUSIVISME

Konferensi Nasional Promosi Kesehatan
Siang itu, di sela sela jadwal perkuliahan yang padat, saya sempatkan diri untuk membuka surat elektronik saya hanya untuk sekedar mengecek apakah ada berita yang menarik di inbox saya. Seperti biasa, email saya rutin diisi oleh postingan postingan dari milis milis yang saya diikuti plus ditambah beberapa announcement dari facebook yang menurut saya terkadang ga penting sama sekali  .

Pada saat sedang asyik2nya memilah dan memilih email2 yang berhak bertahan di inbox saya, mata saya tertuju pada satu email yang dikirimkan oleh salah seorang kawan saya. Bukan pengirimnya yang membuat saya tertarik, tapi judul dan isi dari emailnya yang lebih mirip berupa informasi undangan sebuah event.
KONAS PROMKES ke 5Ya undangan event, karena di subjectnya tertulis “Konferensi Nasional Promosi Kesehatan ke 5”.
Didalam surat tersebut dilengkapi attachment dari hasil scan brosur dan pamfletnya.
Saya baca dengan seksama lampiran tersebut, mulai dari latar belakang,temanya, jadwal acara, pembicara dan informasi informasi lainnya seputar event tersebut. Yang menjadi salah satu perhatian saya adalah harga pendaftaran untuk umum yang ada di angka satu juta rupiah per orang,sedangkan untuk mahasiswa dipatok diangka 500 ribu rupiah per orang. Sejenak sempat terbetik dibenak saya, biar tua tua gini kan saya masih mahasiswa juga.. ”, lumayan nih bisa dapat harga mahasiswa.
Relatif memang kalo angka tersebut dinilai murah atau mahal, tapi melihat pembicara dan pembicara kuncinya yang menurut brosur tersebut banyak berasal dari organisasi internasional (WHO, dsb), saya berpikir sah sah aja panitia mematok harga pendaftaran sedemikian besar (dalam kacamata saya lho..entah dengan anda)

Hanya saja yang menggelitik logika saya adalah, disadari atau tidak,tingginya harga pendaftaran untuk umum dapat membawa kecenderungan promosi kesehatan untuk menjadi hal yang ekslusif sangatlah mungkin terjadi, bila pendekatan dan kebijakan yang dilakukan tidak melihat dari sudut pandang masyarakat sebagai komponen utama tujuan promosi kesehatan. Atau memang jangan jangan yang namanya konferensi itu memang eklusif atau milik segelintir pihak saja ya? (wah..kalo ini saya perlu cari literatur yang lain deh..). Kembali, saya tidak menampik bahwa biaya pendaftaran tersebut mungkin semata semata demi pertimbangan biaya operasional dsb, tapi jika sasaran bidiknya juga mengarah ke umum, di luar para praktisi dan komunitas promosi kesehatan, ya hal ini menurut saya akan menjadi bumerang buat dunia promosi kesehatan sendiri. Padahal hemat saya, justru di forum forum seperti ini, partisipasi dan sumbang pikir khalayak umum dari berbagai lapisan sangat diharapkan demi perkembangan promosi kesehatan di negara ini, sehingga diharapkan public interest terhadap isu isu kesehatan yang selama ini diperjuangakan oleh teman teman praktisi promkes dapat tumbuh dengan sendirinya di masyarakat.

Pemikiran saya ini memang naif dan belum bisa dibuktikan secara empiris bahkan mungkin bisa dibilang mengada-ada, moso’ gara gara harga tiket aja bisa di cap eklusif?” Ga masuk akal lo tod..” begitu mungkin komentar mereka yang mendengar atau membaca pendapat saya ini..Tapi kembali saya hanya mencoba memposisikan diri saya dengan sudut pandang yang lain saja, sudut pandang sebagai masyarakat kebanyakan.

Pada akhirnya kalo memang saya punya dana yang cukup, waktu yang memadai dan tidak ada force major, hampir dipastikan saya akan hadir ke acara Kongres tersebut dengan rasa keingin tahuan dan percaya diri yang sewajarnya.
Sewajarnya? Ya, karena memang saya masih awam dan hijau di dunia promosi kesehatan ini, tapi saya tidak mau terjebak dalam keminderan, grogi,rendah diri atau apalah…
Ditengah tengah pemikiran pemikiran tersebut, dosen kuliah filsafat ilmu pun hadir..
Saya sempatkan membalas dengan singkat email kawan saya tersebut..

Tenkyu fren buat infonya….kalo ada dana lebih ajak ajak saya juga ya ke Bandung 
Salam sehat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s